Pewarta:Iyut K.
Pangandaran,Hallo Berita Online.Com- Upaya memperkuat tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel terus digelorakan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran. Sebanyak 420 peserta memadati Gedung Islamic Centre, Kecamatan Cijulang, dalam agenda Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Negara pada Rabu (30/9/2026).
Kegiatan strategis ini mengusung tema “Terwujudnya Zona Integritas Melalui Peningkatan Kinerja Pengelolaan Keuangan Negara” guna membekali seluruh elemen pimpinan dan pengelola anggaran di tingkat satuan kerja.
Instruksi Kakankemenag: Anggaran Harus Berdampak Nyata
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, Dr. H. Asep Barhia, S.Ag., M.Pd.I., dalam arahannya menekankan bahwa pengelolaan keuangan negara bukan sekadar pemenuhan administrasi formal, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:Usai Kasus SMAN 3 Tasik, Rani Permayani Siapkan Program Baru untuk Pelajar
“Setiap anggaran yang digunakan harus memberikan manfaat dan dampak nyata bagi pelaksanaan tugas serta pelayanan publik,” tegas Dr. H. Asep Barhia saat membuka acara secara resmi.
Komitmen Kapolres Pangandaran: Kawal Pengelolaan Dana Publik
Secara terpisah, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar, S.H., S.I.K., M.S.i., M.I.K. mengapresiasi langkah proaktif Kemenag Pangandaran dalam membangun sinergi pencegahan korupsi sejak dini. Pihaknya menegaskan komitmen Kepolisian dalam mendukung penuh terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih di wilayah Pangandaran.
“Penegakan hukum dan pencegahan tindak pidana korupsi harus berjalan beriringan. Kami di Polres Pangandaran berkomitmen untuk mengawal setiap rupiah anggaran negara agar benar-benar terserap secara tepat sasaran demi kemaslahatan masyarakat dan terhindar dari praktik penyimpangan,” tegas AKBP Ikrar.
Baca Juga:Ketua TP PKK Kabupaten Subang Hadiri Peringatan HKG PKK ke-54 Jawa Barat
Beliau juga menambahkan bahwa sosialisasi dan edukasi hukum seperti ini sangat vital sebagai langkah preventif sebelum terjadinya pelanggaran. “Integritas harus menjadi fondasi utama. Kami berharap seluruh pengelola keuangan memiliki pemahaman hukum yang kuat sehingga dapat bekerja dengan tenang, transparan, dan akuntabel,” lanjutnya.
Pelibatan Unsur Lintas Instansi dan Lintas Lini
Sosialisasi ini menghadirkan tiga pemateri kompeten di bidangnya. Sesi pertama dibuka oleh Kasubbag TU Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, dilanjutkan oleh H. Subhan Halili, S.E. (PPK Pembangunan Gedung Negara Kanwil Kemenag Jawa Barat), dan dipungkasi oleh Ipda Fathul Alim, S.I.P., M.H. (Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Pangandaran).
Adapun 420 peserta yang hadir mencakup seluruh pemangku kepentingan pengelolaan anggaran dan pendidikan di lingkungan Kemenag Pangandaran, yaitu:
– Kasubbag TU dan para Kepala Seksi
– Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI

