Akhirnya Konflik Pihak Manajemen SPBU Cipanas Antara Karang Taruna Kadipaten Capai Titik Temu, Difasilitasi DPMPTSP Kabupaten Tasikmalaya

Kab Tasik,Hallo Berita Online.Com-Akhirnya konflik hubungan manajemen SPBU Cipanas, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, antara Karang Taruna selaku perwakilan pekerja mencapai titik temu. Melalui forum klarifikasi dan mediasi yang difasilitasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tasikmalaya, kedua belah pihak menyepakati penyelesaian persoalan utama terkait hak normatif pekerja.

Agenda klarifikasi dan perundingan bipartit tersebut digelar pada Kamis (5/2/2026),dan dimediasi langsung oleh Mediator Hubungan Industrial DPMPTSP Kabupaten Tasikmalaya. Dalam forum tersebut, pihak manajemen SPBU secara resmi menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan seluruh potongan upah karyawan yang selama ini menjadi sumber sengketa.

Mediator Hubungan Industrial Ahli Pertama, Santi Susanti, S.H., menyampaikan bahwa proses perundingan berjalan kondusif dan menghasilkan kesepakatan yang dituangkan secara tertulis.

Baca Juga:Siapkan Kemandirian Bagi Pemuda- pemudi, Pengurus LDII Ciamis Ajarkan Pertanian di Rumah Makan Jembar

“Alhamdulillah, melalui perundingan bipartit hari ini telah dicapai kesepakatan. Pihak perusahaan bersedia memenuhi tuntutan Karang Taruna terkait pengembalian potongan upah karyawan yang sebelumnya dilakukan,”ungkap Santi kepada awak media usai mediasi.

Kesepakatan tersebut kemudian diformalkan dalam bentuk Perjanjian Bersama (PB) yang ditandatangani oleh kedua belah pihak dan memiliki kekuatan hukum mengikat sebagai dasar pelaksanaan di lapangan.

Meski persoalan upah telah disepakati, Karang Taruna Kecamatan Kadipaten menegaskan masih terdapat agenda penting yang belum tuntas, yakni restrukturisasi manajemen SPBU serta optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dengan kuota minimal 50 persen,”katanya.

Baca Juga:Menjadi Narasumber Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Kapendam III Siliwangi: Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peningkatan Kualitas SDM Dalam Dunia Media

Ketua Karang Taruna Kecamatan Kadipaten, Imam Aaang Imamul Muttaqin, S.Pd, menilai bahwa persoalan manajerial menjadi akar masalah yang selama ini berdampak pada rendahnya kepercayaan masyarakat sekitar terhadap pengelolaan SPBU.

“Masalah utama ada pada manajemen sebelumnya. Citra buruk yang ditinggalkan membuat warga, bahkan mantan pegawai, enggan kembali bekerja. Karena itu, restrukturisasi manajemen menjadi langkah penting agar SPBU memiliki wajah baru yang lebih profesional dan berpihak pada masyarakat lokal,” tegas Imam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *