Pewarta: Usup Supriatna.
Purwakarta,Hallo Berita Online. Com-Anak disabilitas berinisial R. yang mengalami koma setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh warga di Desa Tegalwaru, Karawang, Jawa Barat, kini dipindahkan ke RS.Bayu Asih Kabupaten Purwakarta atas permintaan keluarga. Pemindahan ini dilakukan untuk mempermudah akses keluarga dalam mendampingi proses pemulihan R.
Dindin Ibrahim Mulyana, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Purwakarta, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil lqngkah cepat dalam memberikan fasilitas penganganan terhadap korban.
“Sebagai tindak lanjut, Dinsos Purwakarta telah mengeluarkan surat rekomendasi resmi agar korban mendapatkan penganganan medis dan pendampingan di Rumah Sakit Bayu Asih (RSBA) Purwakarta, “ujar Dindin pada Jumat, 7 November 2025. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak korban dan keluarganya.
Baca Juga:SMPN 2 Cibogo Subang Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX dan Pentas Seni Sekaligus P5
Seperti dilansir sejumlah media daring, kasus ini bermula ketika R, seorang anak yatim piatu berusia 15 tahun asal Purwakarta diduga melakukan pencurian di Dusun Ondang 1 RT 008, RW 003, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan pada Selasa malam, 4 November 2025. Akibatnya, ia menjadi korban aksi main hakim sendiri oleh massa hingga mengalami koma.
R. dilarikan ke IGD RSUD Karawang pada Rabu dini hqri, 5 November 2025, sekitar pukul 04.00 dengan kondisi luka berat, terutama dibagian kepala. Kondisi ini menunjukan betapa seriusnya tindakan kekerasan yang dialami oleh R.

