Miris memang, jika melihat fakta yang terjadi di depan mata.
Saat dikonfirmasi via WhatsApp terkait kekosongan Perangkatnya di jam kerja, Sekdes Cimanglid menjawab Oh,,,kmna yh,,,abdi kleresan nju masihkeun pengajuan ka dispemdes,,Biasanya ada pak,,,Ini sya lgi di motor, selang beberapa menit sekdes cimanglid mengatakan kanu ngantun Ken ibuna pk dusun 2.
Sehingga berdampak dugaan kurang disiplinnya petugas pelayanan bagi masyarakat,
Heran Kantor Desa yang jelas-untuk melayani masyarakat di saat jam kerja kosong tidak ada seorangpun petugas waktu itu.
Apakah sedemikian teknis disiplin kerja yang diterapkan Kades Cimanglid, sehingga Perangkat Desa bisa semena-mena dalam menjalankan tugasnya..?

