Bakesbangpol Jabar Gelar Sosialisasi Pemberantasan Radikalisme di Tasikmalaya, Diikuti Ratusan Elemen Masyarakat 

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat menggelar Sosialisasi Pemberantasan Radikalisme di Kalangan Generasi Muda, di salah satu Gedung pertemuan di Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya,Rabu (08/06/26).

Pada kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dan menghadirkan beberapa orang untuk memberikan materi. Mereka adalah Guru Besar Fikom Unpad, Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si; Kepala Bakesbangpol Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M; serta Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, S.IK, M.H.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya dalam pemberian materi memaparkan Latar Belakang dan Urgensi

1. Kondisi Demogragis

Generasi muda sebagai pemegang estafet kepemimpinan di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:Halal Bihalal PPDI Pangandaran, Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Kualitas Kerja

2. Tantangan Global

Masifnya penetrasi ideologi transnasional melalui media sosial.

3. Ancaman Radikalisme

Upaya sistematis pelemahan nilai kebangsaan yang menyasar psikologis pemuda.

4. Visi Tasikmalaya Sebagai Kota Industri, Jasa Dan Perdagangan, Yang Religius, Inovatif, Maju Danı Berkelanjutan.

Memahami “Sense of Belonging” (rasa memiliki atau perasaan menjadi bagian dari suatu kelompok, tempat, atau komunitas.)

Baca Juga:Pemprov Riau Resmi Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan Berupa Beras dan Minyak Goreng, Bagi Ratusan Ribu Masyarakat

– Definisi

Keterikatan emosional pemuda terhadap tanah air, budaya lokal, dan identitas bangsa-

Mengapa Penting?

– Mencegah keterasingan sosial (social alienation).

– Mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

– Menjadi fondasi loyalitas terhadap NKRI dan Pancasila.

Ancaman Radikalisme Pada Generasi Muda

1. Memanfaatkan Pola Rekeuitment

Memanfaatkan rasa ketidakpuasan, pencarian jati diri, dan literasi digital yang rendah.

2. Menjelaskan Tahapam Radikalisme.

Praradikalisasi: Terpapar konten intoleran.

Identifikasi:

Mulai memisahkan diri dari kelompok sosial umum.

Indoktrinasi: Adopsi keyakinan radikal secara total.

Baca Juga:Tim Pam SDO Kejati Jabar Tangkap Seorang Pelaku Jaksa Gadungan, Modus Jabatan Direktur Penyidikan Kejati DK Jakarta

3. Menargetkan Kelompok Rentan

Pelajar, mahasiswa, dan komunitas pemuda di Kota Tasikmalaya.

Peran Strategis BAKESBANGPOL Kota Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *