Sementara itu,Founder Sera Sani Foundation, Sera Sani Ferana menyampaikan bahwa lahirnya yayasan tersebut berawal dari keinginan keluarga untuk mewadahi berbagai kegiatan kebaikan bagi masyarakat.
Baca Juga:Paripurna DPRD tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Pangandaran Tahun 2025
“Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Karena itu kami bersama keluarga bersepakat untuk mewadahi berbagai kegiatan sosial ini melalui yayasan,” ungkapnya.
Menurut Sera, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan bersama tim dengan turun langsung ke masyarakat untuk melihat dan mendengar kebutuhan mereka.
Saat ini, kegiatan yayasan bahkan telah berkembang hingga wilayah Priangan Timur. Salah satu program yang dijalankan adalah membuka sekolah gratis bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Garut.
“Kami juga memiliki pembina yayasan, Letnan Jenderal Arif Kuntoro yang terus memberikan dukungan dan arahan bagi perkembangan yayasan,” jelasnya.
Selain program pendidikan, yayasan tersebut juga aktif dalam kegiatan sosial lainnya, seperti membantu anak yang menjalani operasi bibir sumbing serta bersinergi dengan program pemerintah dalam pembangunan rumah layak huni di sejumlah daerah, termasuk di Kota Tasikmalaya, Ciawi, dan Jamanis.
Sera menambahkan, berbagai kegiatan sosial tersebut dijalankan dari sebagian hasil usaha keluarga yang disisihkan untuk membantu masyarakat.
“Kami hanya ingin berbagi. Tidak semua orang bisa berbagi, tetapi manusia yang bermanfaat adalah mereka yang mampu memberi manfaat bagi orang lain,” katanya.
Ke depan, Sera berharap yayasan yang dipimpinnya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Dari hati kami bermimpi, suatu saat nanti bisa mendirikan rumah sakit gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Semoga langkah kecil ini bisa terus berkembang dan memberi kebaikan bagi banyak orang,” pungkasnya. (**)

