Ragam  

Berjalan 5 Tahun, Yayasan Amal Ikhlas Mandiri Kampung Tabrik Puteran Pagerageung Gelar Program “Bulan Kanyaah Ka Guru Ngaji Jeung Sakola Agama”

Baca Juga:Respons Cepat Polisi, Satgas Gakkum Ops Ketupat Lodaya 2026 Amankan Terduga Pelaku KDRT di Purwakarta

Menurutnya,konsep ini adalah menyebar amplop tagihan iuran sekolah diniyyah, iuran pengajian kepada orang tua terkait dan bagi yang punya di minta infaq seikhlasnya. Bukan hanya kepada orang tua warga belajar, amplop juga di sebar kepada para pengusaha yang telah sukses di perantauan atau di kampung sendiri, termasuk kepada siapapun pengusaha/perusahaan yang ada di wilayah kampung Tabrik.

“Asumsi dari program ini adalah bahwa guru ngaji dan guru sekolah agama yang gajinya SAJUTA (sabar jujur dan tawakkal), mereka adalah manusia biasa yang wajib kita sejahterakan, wajib di hargai dan di hormati, wajib mendapat imbalan yang setimpal dan bahkan lebih,”imbuhnya.

Hari ini, ucap Abah Azri akhlak generasi semakin carut marut, sangat riskan, banyak yang terjerumus pergaulan bebas, ini adalah efek dari jauhnya generasi kita dari mengamalkan ajaran agama, jauh dari pengajian dan sekolah agama.

“Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Desa Puteran, Kawil Puteran Kidul, para Guru dalam satuan layanan pendidikan di yayasan, para kyai/ajengan setempat dan para tamu undangan sangat mengapresiasi program mulia ini,”katanya.

Ia menambahkan, Insya Alloh konsep ini akan dinamis di sosialisasikan agar viral dan massif di sebar di medsos, dengan tujuan niat amal sholeh menjual konsep pemberdayaan murni di tengah-tengah krisis ekonomi dan efesiensi bantuan pemerintah,”tuturnya.

Baca Juga:Forum Konsultasi Publik, Sekda Ciamis: Jangan Lakukan yang Biasa-biasa Saja, Tapi yang Luar Biasa!

Sementara itu, Ayu Syah selaku Ketua RW sekaligus Ketua Panitia Gebyar Ramadan, menyampaikan Alhamdulillah tahun 2026 mampu memberi kepada 16 guru Diniyah dan para ustadz guru ngaji di wilayah Kampung Tabrik.

“Mengucapkan terimakasih kepada para aghniya dan orang tua terkait yang telah meningkat kesadarannya dalam menjalankan budaya hebat di kampung ini.Semoga, program ini menjadi solusi terbaik,” ungkapnya.

Perlu di ketahui Sponsor kegiatan selamanya Azet Kefir dan Wahana Edukasi Sukahaji Waterboom sejak 2016, di bawah naungan Yayasan rumah Sampah Indonesia milik ABA AZRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *