Mimi juga memberikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen seluruh jajaran UPT Laboratorium Veteriner dalam mengikuti proses asesmen tersebut.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses asesmen penerapan SNI ISO/IEC 17025:2017. Hal ini bertujuan untuk memastikan kompetensi teknis, efektivitas sistem manajemen mutu, serta keandalan hasil pengujian laboratorium veteriner.
Asesmen surveilans dan PRL ini dilaksanakan oleh tim asesor yang terdiri dari Rani Gustia selaku Asesor Kepala Bidang Sistem Manajemen Mutu, serta drh. Agus Wiyono, Ph.D sebagai Asesor Teknis.
Rangkaian asesmen meliputi evaluasi sistem manajemen mutu, penilaian kompetensi personel, serta witness pengujian laboratorium terhadap sejumlah parameter pengujian yang diajukan untuk akreditasi. Melalui kegiatan ini, UPT Laboratorium Veteriner DPKH Provinsi Riau diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan di bidang kesehatan hewan dan keamanan pangan.
Baca Juga:Hujan Tak Surutkan Semangat, Satlantas Polres Purwakarta Tetap Hadir Jaga Kelancaran Lalu Lintas
Hadir pada kesempatan ini, Kepala UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan, drh. Rahmat Setiyawan. Kemudian hadir juga jajaran pejabat administrator di lingkungan DPKH Provinsi Riau. Seluruh staf dan pegawai UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan yang terlibat dalam operasional teknis maupun administratif juga turut mengikuti kegiatan tersebut.(Sumber Media Center Riau).

