“Dalam RTRW Kabupaten Tasikmalaya 2024–2044, pengembangan transportasi kami tempatkan sebagai pilar strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan biaya logistik, memperluas akses pasar produk lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Cecep.
“Pengembangan Stasiun Rajapolah dan reaktivasi Stasiun Pirusa bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk memperkuat daya saing daerah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga:Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polres Purwakarta Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026
Bupati Cecep berharap kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merealisasikan rencana pembangunan sektor perkeretaapian di Tasikmalaya.
“Melalui peninjauan lapangan hari ini, kami berharap adanya dukungan kebijakan, sinkronisasi program, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, DPR RI, BUMN perkeretaapian, dan pemerintah daerah agar rencana strategis ini dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,”jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengembangan transportasi berbasis kereta api diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan wilayah, peningkatan mobilitas masyarakat, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya,”kata Bupati Tasikmalaya.

