Bupati Subang Terima Silaturahmi Forum Keluarga Mahasiswa Asal Subang Tergabung di Komunitas Mahasiswa UNPAD

Lebih jauh, Kang Rey menegaskan bahwa Campus Expo bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia Subang agar mampu bersaing dan mengisi posisi strategis di tengah pesatnya masuk investasi dan industri ke Kabupaten Subang.

“Kita ingin anak-anak Subang punya mimpi besar. Jangan hanya lulus SMA, lalu ingin cepat kerja tanpa spesifikasi. Padahal hari ini Subang sudah ada BYD, ada Vinfast, dan banyak perusahaan besar masuk. Kalau spesifikasinya tidak sesuai, akhirnya orang Subang hanya jadi buruh dengan UMK. Itu yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Baca Juga:Respon Cepat Atasi IGD Penuh, Bupati Subang Turun Langsung Ke RSUD Subang

Ia menekankan bahwa Pemerintah Daerah mendorong agar masyarakat Subang tidak hanya menjadi tenaga kerja level dasar, tetapi mampu menempati posisi manajerial dan strategis di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Subang.

“Kita ingin orang Subang itu bukan hanya jadi buruhnya, tapi ada yang jadi manajernya, GM-nya, supervisor-nya. Jangan ambil kuenya di bawah, ambil kuenya di atas. Tapi itu butuh persiapan, butuh pendidikan, dan butuh minat yang dibangun sejak awal,” lanjutnya.

Kang Rey juga menyampaikan rencana pengembangan sistem ketenagakerjaan terpusat yang tengah disiapkan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sistem ini akan menjadi semacam job portal daerah yang memetakan potensi tenaga kerja asli Subang berdasarkan latar belakang pendidikan dan keahlian.

Baca Juga:Wakil Ketua I Baznas Jabar Ijang Faisal: Potensi Ekonomi ZIS Jabar Capai Angka Fantastis, Hingga Puluhan Triliunan Rupiah

“Ke depan, saya dan Pak Gubernur tidak ingin lagi perusahaan membuka lowongan sendiri-sendiri. Akan dibuat sistem terpusat. Perusahaan menyampaikan kebutuhannya, misalnya teknik elektro lima orang, engineering sepuluh orang. Dari situ langsung kita sambungkan dengan data orang Subang yang sesuai,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa dan calon lulusan diharapkan aktif memperbarui data akademik dan keahlian mereka sebelum lulus agar dapat masuk dalam sistem tersebut dan diarahkan sesuai kebutuhan industri.

“Nanti tidak ada lagi lulusan datang ke perusahaan satu per satu. Semua terpusat. Kita maksimalkan dulu potensi orang Subang. Kalau ada di Subang, pakai yang di Subang. Kalau tidak ada, baru kita buka ke luar,”ujarnya.

Kang Rey berharap, melalui Campus Expo, sistem ketenagakerjaan terintegrasi, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi, anak-anak Subang yang menempuh pendidikan di luar daerah dapat kembali dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Kreativitas, Minat, dan Bakat Mahasiswa Universitas Padjadjaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Subang, serta para mahasiswa yang hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *