Diduga Saat Konfirmasi Dugaan Bau Limbah Kotoran Ayam Menyengat, Jurnalis Kabupaten Subang Mendapatkan Kekerasan

Pewarta:Yandi.

Subang,Hallo Berita Online.Com-Ketua DPD APPI Kab. Subang angkat bicara, Kades Balimbing Slow respon adanya polusi Bau tak Sedap akibat limbah pengolahan usus ayam yang dikelola perusahaan di wilayahnya,Rabu (25/02/2026).

Kades Balimbing Kecamatan Pagaden Barat diduga tutup mata walaupun warga Batununggul II Rt. 15 Rw. 02 terkena dampak polusi BAU tak sedap akibat limbah pengolahan usus ayam menjadi kerupuk.

Hingga masyarakat setempat mengadukan pada salah satu awak media, bahwa di Dusun Batununggul II RT.15 RW.02 berdiri salah satu tempat pengolahan usus ayam menjadi kerupuk.

Baca Juga:Wawalkot Tasik Diky Chandra, Menyayangkan di Giat Musrenbang Sektoral Sejumlah Dinas Tidak Hadir

Perusahaan tersebut menimbulkan polusi bau tak sedap dikarenakan limbahnya langsung ke irigasi melainkan bukan ke tempat penampungan yang harus dibuat oleh perusahaan sesuai aturan dan undang-undang.

UU No. 32 Tahun 2009 (PPLH): Mengatur perlindungan lingkungan dari pencemaran akibat penampungan atau pembuangan limbah, termasuk daya tampung lingkungan hidup.

PP No. 101 Tahun 2014 & PP No. 22 Tahun 2021 (Limbah B3): Mengatur persyaratan teknis penyimpanan dan penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun.

Baca Juga:Tunjukan Kepeduliannya di Bulan Ramadan 1447 H, Pokja PWI Bandung Bagikan Paket Takjil Gratis yang Bertajuk ‘PWI BERBAGI’

Pada awalnya tuan rumah baik hingga menawarkan kopi, namun tak disangka terjadi kekerasan oleh oknum di tempat pengolahan usus ayam yang akan di konfirmasi oleh awak media.

Awal mula sebelum kejadian orang tersebut ramah dan kami pun balik ramah menawarkan kopi kami pun mengiyakan dan mohon maaf bila ada yang saum maklum saat ini sedang di bulan puasa, tidak lama kemudian rekan kami yang bernama DW berkata, menawarkan rokok bos dengan mengeluarkan rokok dari sakunya kemudian AB pun berucap nih rokok ada DH.

Kemudian AB menanyakan pada pimpinan pengolah usus ayam, Akang saum beliau menjawab iya, AB pun kembali berkata, Mohon maaf kalo saum,” di luar dugaan tiba tiba pekerja baja ringan menghampiri dan berkata, mau apa wartawan media ke sini saya bukan bos, saya pribumi,”katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *