Diky Chandra Apresiasi Keberadaan Padepokan dan Paguron Tradisional Padjajaran, Atas Dedikasi-Komitmen Melestarikan Budaya Leluhur

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candra Negara, menghadiri acara Milangkala Hari Jadi Pesantren Padepokan Padjadjaran ke-57 yang berlangsung khidmat, sarat nilai budaya, serta penuh nuansa spiritual. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam meneguhkan peran pesantren dan paguron sebagai pusat pelestarian budaya leluhur dan pembentukan karakter generasi bangsa. Sabtu (31/01/26).

Kedatangan Wakil Wali Kota Tasikmalaya disambut langsung oleh Guru Besar Paguron Padjadjaran, Rd H. Sani Wijaya Nata Kusumah, Drs., S.H., bersama para sesepuh, tokoh adat, tokoh agama, serta keluarga besar Paguron Padjadjaran. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah daerah dengan lembaga adat dan budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

Milangkala ke-57 ini tidak hanya menjadi perayaan usia, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan panjang Pesantren Padepokan Padjadjaran dalam menjaga, merawat, dan mewariskan nilai-nilai budaya Sunda, khususnya melalui seni bela diri pencak silat, pendidikan karakter, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Selama lebih dari lima dekade, Paguron Padjadjaran dikenal konsisten melahirkan generasi yang berdisiplin, berakhlak, serta memiliki kecintaan terhadap budaya lokal.

Baca Juga:Siapkan Kemandirian Bagi Pemuda- pemudi, Pengurus LDII Ciamis Ajarkan Pertanian di Rumah Makan Jembar

Wakil Wali Kota Rd Diky Candranegara menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh keluarga besar Pesantren Padepokan Padjadjaran atas dedikasi dan komitmennya dalam melestarikan budaya leluhur. Menurutnya, keberadaan padepokan dan paguron tradisional memiliki peran strategis dalam menjaga jati diri bangsa di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi juga fondasi masa depan. Apa yang dilakukan oleh Pesantren Padepokan Padjadjaran selama 57 tahun ini adalah bentuk nyata menjaga identitas, karakter, dan nilai luhur bangsa. Saya berharap budaya ini terus dipertahankan, dirawat, dan diwariskan kepada generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *