“Kami nanti kalau sudah mendapatkan data-data ini,dari hasil survey ini.Kami akan rujukan kepada pusat dan provinsi, jadi kita tidak menentukan,”ungkapnya.
“Yang menentukan lokasinya itu dari Pusat, pembangunannya dari Pusat turun ke provinsi, jadi sifat yang kami lakukan itu lebih ke arah sana,”jelasnya.
Dikatakannya,untuk lahannya sendiri harus 5 sekian hektar atau 7 koma sekian hektar. Di Kementerian PUTR sudah membuat designnya sendiri itu sesuai dengan lahannya.
“Kita tidak menentukan lahannya, tapi kemungkinan melihat kemampuan anggaran kita paling cuma 5 sekian hektar yang kita sediakan,”ujar Wakil Wali Kota Tasikmalaya.
Menurutnya,kalau yang 7 hektar itu ada fasilitas untuk sepak bola. Saya belum tahu apa keputusan pak Wali mau yang 5 hektar atau yang 7 hektar, yang kita lihat disini pokoknya yang dilihat secara anggaran yang kita sanggup.
Baca Juga:Kodim 0610/Sumedang Bersama Baznas Percepat Rehab Sebelas RTLH, Salah Satunya di Kecamatan Surian
“Kelayakan dan juga keamanan dari sisi bencana, dari akses air dan segala macam harus terpenuhi. Kita tidak mau sekedar membangun tapi betul-betul memberi manfaat untuk masyarakat yang tidak mampu,”kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

