Diky Chandra Didampingi Komeng dan Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya Kunjungi Kemenbud Bahas Seni Budaya

Di luar agenda resmi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon secara khusus mengajak rombongan untuk singgah ke ruang kerjanya. Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya menerima piringan hitam lagu asli Indonesia Raya karya W.R. Supratman tahun 1928, sebagai simbol sejarah dan komitmen menjaga nilai kebudayaan nasional.

Selain itu, dibahas pula persoalan Tugu Koperasi beserta hasil kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Tasikmalaya terkait tugu tersebut.

Baca Juga:Optimisme Bapenda Bandung Pacu Realisasi PAD, Hotel Hingga Rumah Makan Jadi Penyumbang Kunci

Keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan sektor kebudayaan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di tingkat pusat.

Efisiensi anggaran dan minimnya anggaran di Pemkot Tasikmalaya mengharuskan kami berikhtiar lebih keras dan memperluas silaturahmi dengan berbagai pihak. Mohon doanya.

Dalam semangat efisiensi tersebut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya memilih tidak menginap di hotel selama kunjungan kerja di Jakarta. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap penghematan anggaran daerah.

Baca Juga:Hari Juang TNI AD Ke-80, Kodim 0610/Sumedang Gelar Bantuan Rutilahu dan Layanan Ganti Oli Gratis untuk Ojol

Kami berusaha menekan pengeluaran, bahkan tidak menginap di hotel. Makan pun Alhamdulillah ditraktir Pak Komeng, jadi efisiensi benar-benar dijalankan,” ujarnya sambil tersenyum.

Di sela kunjungan ke Kementerian Kebudayaan, rombongan juga bersilaturahmi dengan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) meskipun tidak terjadwal secara resmi. Dari pertemuan tersebut, Kota Tasikmalaya dipastikan memperoleh program Tarkam 2025, meski untuk tahun 2026 Kemenpora turut terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

“Apapun kami jalani demi kebaikan dan kemajuan Kota Tasikmalaya. Soal hasil, insyaallah bergantung pada ikhtiar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *