Selain ke pak Prof Toni kami punjuga membicarakannya kepada Staf khusus Mendikdasmen bidang transformasi digital bapak Muhammad Muchlas Rowi. Alhamdulillah apa yang kami sampaikan disambut baik.
Kalau di bilang lelah memang lelah, karena sebelumnya kan pada Jumat malam mengadakan pengecekan kondisi ke Mapolres Tasikmalaya Kota dan DPRD setelah terjadi aksi demo lalu pada Sabtu pagi harus berangkat menemui pak prof Toni dan staf khusus, tapi semua kami laksanakan dengan hati yang ikhlas dan penuh kegembiraan. Semua lelah menjadi indah. Hal ini dilakukan dengan harapan ke depannya generasi penerus khususnya yang ada di Kota Tasikmalaya bisa menjaga dan melestarikan Aksara dan basa Sunda.
“Sesudah melaksanakan kunjungan, kami pun kembali ke Kota Tasikmalaya karena ada undangan ke padepokan SPS Pataruman dimana akan mempersembahkan pencak silat payung,” jelas Diky.

