Dinamika Internal Memanas, Manajer Tim Putri BK Porprov Sesalkan Sikap Dingin Disporaparbud

“Kami sudah menunggu cukup lama. Komunikasi dilempar dari Kepala Dinas ke Kepala Bidang, namun hingga kini tidak ada titik temu dengan alasan Ketua PSSI belum bisa ditemui. Ini menunjukkan birokrasi yang buntu,” keluhnya.

Baca Juga:Kapolres Pangandaran Serahkan Kunci Rumah Program Rutilahu Kepada Warga Desa Sukaresik

Yeni mendesak agar Disporaparbud tidak berlindung di balik alasan keterbatasan anggaran. Menurutnya, ada nasib atlet dan pengurus yang telah bekerja keras demi nama baik Purwakarta yang kini justru terkatung-katung akibat ketidakjelasan ini.

Lebih jauh, ia memperingatkan bahwa pembiaran ini berpotensi memicu konflik yang lebih besar, terutama terkait dana talangan yang digunakan untuk kebutuhan operasional tim yang kini menjadi beban beban tersendiri.

“Persoalan ini akan semakin meruncing jika terus dibiarkan. Kami berharap Disporaparbud segera mengambil langkah nyata. Jangan sampai pengorbanan para atlet dan pengurus yang berjuang demi daerah justru berakhir sia-sia akibat ego birokrasi,” tegasnya menutup pembicaraan.

Baca Juga:Pembebasan Tanah Negara di Kecamatan Agrabinta Cianjur, Diduga Banyak Oknum Kades Menjadi Mafia Tanah

Sementara saat di konfirmasi melalui pesan Wats up nya, bendahara Tim Putri Purwakarta menuturkan,”Terkait dana talang yang telah mencapai lebih dari 40 juta rupiah, saya merasa sangat keberatan dengan situasi saat ini. Minimnya tanggung jawab dan sulitnya komunikasi membuat saya merasa sangat dirugikan. Saya meminta komitmen nyata agar dana tersebut segera dikembalikan sebagaimana janji di awal, ” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *