Ia menambahkan, seperti perluasan area parkir dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi wisata. Di sisi lain, penguatan sistem keamanan juga menjadi prioritas melalui penambahan personel lifeguard serta kerja sama lintas sektoral dengan aparat kepolisian dan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.
“Kami berupaya memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap terjaga, termasuk dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun insiden medis,” jelasnya.
Dijelaskannya,untuk tarif, manajemen memberlakukan harga khusus selama periode libur Lebaran hingga 29 Maret 2026 sebesar Rp50.000 per pengunjung. Setelah periode tersebut, tarif akan kembali ke skema normal, yakni Rp30.000 pada hari kerja dan Rp40.000 pada akhir pekan.
Selain aspek layanan, Ampera Waterpark juga menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Selama delapan tahun terakhir, pengelola telah mengimplementasikan sistem pengolahan sampah mandiri melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah (TPS) internal berbasis daur ulang.
“Kami memiliki unit khusus untuk mengelola limbah domestik dari aktivitas pengunjung. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga keseimbangan antara operasional usaha dan kelestarian lingkungan,”kata Firman.
Lebih lanjut, Firman menyampaikan ke depan, manajemen tetap optimistis terhadap pemulihan daya beli masyarakat yang dinilai akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata. Namun demikian, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terutama bagi pengunjung anak-anak.
“Dengan kedalaman kolam maksimal mencapai 140 sentimeter, pihak pengelola mengimbau orang tua untuk melakukan pengawasan ketat terhadap anak di bawah usia 10 tahun selama berada di area wisata air,”pungkasnya.

