H.Deni Romdoni: Sangat Menyayangkan Mengapa Setiap Kegiatan Musrenbang Para Pengusaha Tidak Di Undang

“Hal tersebut dinilai penting untuk mendorong pembangunan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Baca Juga:Pelantikan Pengurus Ranting PGRI Cabang Cigugur Masa Bakti 2025–2030 Berlangsung Khidmat

Musrenbang ini kan forum perencanaan. Kalau pelaku usaha dilibatkan sejak awal, maka arah pembangunan bisa lebih terukur dan realistis. Pemerintah dan pengusaha bisa duduk bersama, berdiskusi, dan menyelaraskan program.

Keterlibatan dunia usaha sejalan dengan semangat kolaborasi pembangunan yang saat ini terus digaungkan, termasuk konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan pelaku usaha. Tanpa kolaborasi tersebut, pembangunan dikhawatirkan berjalan parsial dan kurang optimal.

Ia berharap ke depan pelaksanaan Musrenbang, khususnya di Kecamatan Kawalu, dapat lebih inklusif dan terbuka. Pemerintah kecamatan diharapkan tidak hanya mengundang unsur formal, tetapi juga memberi ruang kepada pengusaha lokal agar turut menyampaikan aspirasi dan gagasan pembangunan.

Baca Juga:Program Perdana “Impact Lembur Sahaja” INU Tasikmalaya Luncurkan di Kelurahan Cipawitra

“Kalau semua unsur dilibatkan, saya yakin pembangunan di Kawalu akan lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Denny.

Sebagai wakil rakyat, Donny menegaskan komitmennya untuk terus mendorong agar hasil Musrenbang benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dan potensi wilayah, sehingga program pembangunan yang dihasilkan tidak hanya tertuang di atas kertas, tetapi dapat diwujudkan secara konkret di lapangan,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *