Menurutnya,sebetulnya berawalnya dari reprioritas anggaran yang diambil kebijakan oleh pusat. Kenapa reprioritas ya itu tadi kita harus lebih memprioritaskan mana yang lebih baik.
Dengan adanya repriotas tadi tentunya setiap rupiah dalam APBD itu harus berdampak. Sehingga kita mencari tema pembangunan itu ada 7 program prioritas, dimana pada 7 program prioritas itu harus mendukung program Pemerintah Pusat, Asta Citanya pan Prabowo yaitu MBG, Koperasi Merah Putih dan juga Cek Kesehatan Gratis.
Kita lebih fokus ke arah MBG nya dan Koperasi Merah Putih diantaranya adalah bagaimana kita memprioritaskan program Tasik Pelak dan juga Tasik Resik karena permasalahan sampah. Tapi itu pun efeknya sangat luar biasa.
Sehingga melihat karena potensi kemudian juga keadaan Kecamatan Mangkubumi, ini arahnya adalah swasembada beras atau fokus ke produksi beras. Pelak ini turunannya ke mana-mana, multi player efeknya kemana mana.
“Karena dengan kita bisa swasembada beras berarti kan kebutuhan pangan di Kecamatan Mangkubumi ini juga terpenuhi kemudian juga harus bisa memenuhi kebutuhan MBG minimal di Kecamatan Mangkubumi. Syukur-syukur inginnya se-Kota Tasikmalaya bisa disuplay dari Mangkubumi, karena lahannya juga luas, irigasi yang juga mendukung hal tersebut, “tutur Viman.

