Kang Asep Nuroni menjelaskan bahwa fokus penanganan tanggul dilakukan pasca pencabutan status tanggap darurat pada tanggal 6.
Setelah memasuki fase pemulihan, perhatian diarahkan khususnya pada perbaikan infrastruktur yang terdampak.
Menurutnya, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Baca Juga:Ketua Katar Se-Tasik Utara Gelar Deklarasi Dukung Pemkab Tasikmalaya Bubarkan Ahmadiyah
Oleh karena itu, melalui forum rapat tersebut dilakukan tindak lanjut konkret untuk mempercepat proses pemulihan.
Adapun fokus pembahasan dalam rapat meliputi akselerasi penanganan fisik, terutama pada titik-titik rawan di sepanjang jalur sungai Cipunagara dan Ciasem.
Percepatan penanganan tanggul jebol menjadi prioritas utama mengingat dampaknya yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat serta keberlangsungan aktivitas warga di wilayah terdampak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah I, Kepala Dinas PUPR, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Sosial, tujuh Camat/Mewakili dari wilayah terdampak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan/Mewakili, serta Kepala BP4D/Mewakili.

