Kalau kita lihat data resmi BPS, IPM Kota Tasikmalaya tahun 2025 sudah mencapai 76,59. Harapan Lama Sekolah 13,51 tahun, dan Rata-rata Lama Sekolah 9,64 tahun. Alhamdulillah, ini menunjukkan arah yang baik. Tetapi saya selalu percaya, tugas adalah memastikan bahwa di balik angka itu ada anak-anak Tasik yang makin percaya diri, makin berkarakter, makin punya akses, dan makin punya harapan.
Nah, di sinilah saya melihat alumni punya peran yang sangat besar. Pemerintah bisa menyiapkan kebijakan, sekolah bisa menyiapkan proses pendidikan, tetapi alumni bisa menghadirkan jembatan yang sangat konkret: motivasi, beasiswa, pengalaman, jejaring kerja, pendampingan, bahkan teladan hidup.
Baca Juga:Tekankan Kolaborasi dan Peran Masyarakat, Bupati Ciamis Buka Musrenbang RKPD 2027
Saya sering membayangkan begini: alumni itu seperti air yang sudah mengalir jauh. Ada yang menjadi pengusaha, guru, birokrat, profesional, ulama, pegiat sosial, dan macam-macam. Tetapi hulunya tetap satu: sekolah. Maka ketika alumni pulang ke sekolahnya, harus disertai pengalaman, kepedulian, dan manfaat. Supaya adik-adik yang hari ini masih belajar di SMP Negeri 4 bisa merasakan bahwa mereka punya kakak-kakak alumni yang hadir, yang peduli, dan yang siap menguatkan langkah mereka.
Dalam ajaran kita pun, manusia terbaik adalah manusia yang paling bermanfaat bagi sesama. Maka saya titip kepada IKA Nepatas, jaga kekompakan ini. Rawat organisasi ini dengan niat yang baik. Jadikan forum alumni bukan hanya tempat saling menyapa, tetapi juga tempat saling mengangkat. Kalau bisa bergerak di bidang beasiswa, jalankan. Kalau bisa membuat mentoring untuk siswa, jalankan. Kalau bisa membuka jaringan usaha dan peluang kerja antar alumni, jalankan. Kalau bisa ikut menjaga nama baik sekolah dan menghormati jasa guru, itu juga jalankan. Karena dari langkah-langkah seperti itulah manfaat besar lahir.
Saya percaya, kalau sekolah kuat, guru dihormati, siswa didampingi, dan alumninya solid, maka dampaknya tidak berhenti di ruang reuni. Dampaknya akan terasa pada kualitas pendidikan, pada pembentukan karakter, pada tumbuhnya optimisme generasi muda, bahkan pada masa depan Kota Tasikmalaya itu sendiri. Sebab kota yang maju tidak dibangun hanya oleh pemerintah. Kota yang maju dibangun oleh orang-orang yang tidak lupa pada akarnya.
Baca Juga:Transparansi Dipertanyakan, Aktivis Pangandaran Soroti Rapat MBG Tertutup
“Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh Pengurus IKA Nepatas, kepada keluarga besar SMP Negeri 4 Tasikmalaya, dan kepada seluruh alumni yang telah menjaga semangat silaturahmi ini. Mudah-mudahan pertemuan hari ini membawa keberkahan, memperpanjang. persaudaraan, dan melahirkan langkah-langkah baik yang manfaatnya makin terasa,”pungkasnya.
Sementara Ketua IKA Nepatas Om Nebeng menuturkan kegiatan halal bi halal ini adalah momentum untuk mempererat tapi silaturahmi.
“Syukur Alhamdulillah kegiatan halal bi halal ini agendanya dari Angkatan 1963 sampai dengan angkatan 2014,”ucapnya.

