Tak hanya itu, Bupati juga memberikan pesan kepada para pengawas proyek agar diisi oleh tenaga ahli yang kompeten. “Pengawas harus benar-benar ahli. Proyek swasta seringkali lebih murah dan hasilnya lebih bagus daripada proyek pemerintah, ini adalah tugas konsultan pengawas untuk memastikan pekerjaan, “katanya.
Ia juga menakankan pentingnya pembangunan drainase dalam setiap proyek jalan untuk mencegah kerusakan akibat air.
Sementara itu, Kepala DPUTR Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti PU ini adalah momentum untuk mengenang semangat perjuangan para pekerja PU dalam mempertahankan Gedung Sate pada tanggal 3 Desember 1945. Semangat perjuangan ini harus terus menginspirasi kita dalam melaksanakan pembangunan, “ujarnya.
Didi juga menegaskan komitmen DPUTR untuk mewujudkan visi misi Bupati dalam tiga tahun ke depan, yaitu, jalan di Purwakarta harus “lecir” tanpa ada lagi jalan yang rusak.
“Kita akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur bukan hanya sekedar membangun jalan, jembatan, dan irigasi, tetapi juga memenuhi semua kebutuhan masyarakat, saat ini kemantapan jalan atau dalam kondisi baik mencapai 39,54%, “ujarnya.
Acara Apel Peringatan Hari Bakti PU Ke-80 ini, menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran DPUTR Kabupaten Purwakarta untuk terus berbenah diri dan meningkatkan kinerja dalam mewujudkan infrastruktur yang berkeadilan demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan Indonesia.
Dengan semangat pantang menyerah dan perencanaan yang matang, Purwakarta siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah di mana setiap jengkal infrastruktur menjadi saksi bisu kemajuan dan kemakmuran bersama.

