Disamping itu, kalimat itu mengandung prinsip Kendali Tuhan. Dimana prinsip ini mengandung konsep bahwa Tuhan memiliki kendali atas segala sesuatu dan tidak ada yang dapat menghalangi kehendak-Nya.
Serta prinsip Keadilan Tuhan. Yakni prinsip Allah Maha Kuasa juga mengandung konsep bahwa Tuhan adalah adil dan tidak ada yang dapat menandingi keadilan-Nya.
Oleh sebab itu, Hoerudin menilai Implikasi dalam kehidupan bernegara adalah adanya pengakuan akan Tuhan.
Baca Juga:Pejabat Jadi Tersangka, Wali Kota Bandung Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal
“Prinsip Allah Maha Esa dan Allah Maha Kuasa mengandung pengakuan akan adanya Tuhan dan kekuasaan-Nya,” terangnya.
Dari kalimat Allah Maha Kuasa pun mengandung prinsip ketaatan kepada Tuhan.
Hoerudin menilai prinsip ini mengandung ketaatan kepada Tuhan dan menjalankan perintah-Nya. Serta mengandung prinsip keadilan sosial. Yakni prinsip Allah Maha Kuasa mengandung konsep keadilan sosial dan perlindungan bagi hak-hak asasi manusia.
“Dengan demikian, prinsip Allah Maha Esa dan Allah Maha Kuasa dalam falsafah negara Indonesia merupakan dasar bagi bangsa Indonesia untuk menjalankan kehidupan bernegara yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan dan moral,” tutupnya. (Red)

