“Dalam keadaan sakit sekarang, saya harus mengurus 2 orang Cucunya, dalam keadaan berjalan kurang normal.Ia mengharapkan pihak berwenang untuk mengaktifkan PKH nya, juga bantuan dari para Dermawan,” ujar Ma Idar.
Sementara beberapa tetangganya pun mengatakan bahwa memang kondisi Ma Idar sangat memprihatinkan,”ucap kepada wartawan.
Baca Juga:Wakil Bupati Subang Ajak Generasi Muda Berani Tentukan Arah Hidup di Pesantren Ramadhan 2026
Di tempat terpisah Koordinator Relawan Pembela Kaum Dhuafa (RPKAD), Suhara Nap, menyampaikan berharap pihak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Sosial harus segera turun tangan, termasuk Camat Ciawi, jangan menunda nunda kunjungan ke Ma. Idar.
“Tolong Pemerintah kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Sosial, segera turun tangan, menangani masalah Ma. Idar, termasuk Camat Ciawi,”ungkap Suhara.
Suhara mengaku merasa sedih, masih ada warga yang perlu ditolong, tidak terdeteksi oleh aparat setempat,”tandasnya.

