Ironis! Penjual Obat Tramadol dan Exsimer Disekitar Jembatan Cililin Bandung Barat, Diduga Tidak Tersentuh APH

Baca Juga:Koperasi Jasa Pena Karya Balarea, yang Himpun Anggota PWI Kota Bandung Gelar RAT Tahun Buku 2025

Tokoh masyarakat tersebut menghawatirkan dengan di jualan bebasnya obat golongan G,para penjual tersebut akan meruksak generasi muda Jawa barat,khususnya generasi muda Cililin,Bandung Barat

“Pihaknya berharap agar aparat penegak Hukum segera bertindak atas keresahan warga,jangan sampai warga yang bertindak,”ungkap warga tersebut.

Sementara jurnalis Hallo berita online. Com ,beberapa waktu lalu,saat melakukan investigasi,di sekitar kios penjualan obat golongan G,sedang ramai pembeli obat tersebut,transaksi para pembeli dan penjual seakan membeli obat yang bebas di jual di semua warung.

Baca Juga:Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana, Pemkab Purwakarta Ikuti Sosialisasi Mitigasi

Saat pewarta sedang menggambil Poto kios warung tersebut tiba-tiba salah satu pelayan berteriak melarang untuk di ambil poto.

Sampai berita ini,turun inisial SM selaku pemilik kios penjualan obat tramadol dan exsimer di wilayah kecamatan Cililin, kabupaten Bandung Barat,belum dapat dimintai tanggapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *