Jelang Mudik Lebaran Idul Fitri 2026, Ditlantas Polda Riau Resmi Memetakan Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan- Kemacetan

Sementara itu, untuk jalur lintas tengah menuju Kuantan Singingi dan jalur utara menuju Sumatera Utara, tantangan utamanya adalah pasar tumpah dan infrastruktur jalan yang rusak.

Kemacetan diprediksi akan terjadi di Pasar Benai serta area Pajak Lama Bagan Batu di Rokan Hilir. Selain itu, titik rawan kecelakaan juga terdeteksi di KM 131 Muara Lembu serta beberapa titik di wilayah Balam yang sedang mengalami kerusakan jalan.

Guna mengantisipasi risiko tersebut, Ditlantas Polda Riau telah menyiapkan berbagai langkah konkret di lapangan. Upaya tersebut meliputi peningkatan intensitas patroli, pemasangan rambu peringatan tambahan, spanduk imbauan, hingga penyediaan jalur alternatif.

“Kami juga menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan, termasuk tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan agar perjalanan tetap lancar,” tambah Jeki.

Baca Juga:Jalankan Instruksi Presiden, Pemdes Sindangraja Jamanis Gelar Musdesus Pembentukan KDMP

Khusus untuk wilayah dalam Kota Pekanbaru, polisi telah mendirikan dua pos pantau strategis untuk memecah kepadatan. Pos pertama berada di Simpang Tabek Gadang Panam guna memantau arus keluar menuju arah Barat, sementara pos kedua terletak di Simpang Mal SKA.

Pos ini difungsikan untuk mengantisipasi kemacetan di pusat perbelanjaan yang biasanya menjadi magnet keramaian masyarakat menjelang hari raya.

Sebagai penutup, Jeki mengimbau agar para pemudik tidak hanya mengandalkan kesiapan petugas, tetapi juga kesiapan diri sendiri dan kendaraan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama di atas kecepatan.

“Jika merasa mengantuk atau lelah, silakan beristirahat di pos yang telah disediakan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat,” pungkas Jeki.(Sumber Media Center Riau).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *