Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan bahwa peluncuran penghargaan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas masjid.
“Kami ingin masjid tidak hanya memiliki infrastruktur yang baik, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana menerapkan manajemen masjid yang baik agar masjid dapat menjadi tempat yang lebih makmur dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Bupati Herdiat menambahkan bahwa meskipun kondisi keuangan daerah saat ini cukup terbatas, pemerintah Kabupaten Ciamis tetap memprioritaskan pengembangan kegiatan keagamaan, termasuk pelaksanaan Anugerah Masjid Ramah ini.
“Kami tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan keagamaan, meskipun dalam kondisi keuangan yang sulit. Ini adalah wujud keberpihakan kami terhadap bidang keagamaan,” jelas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Herdiat mengungkapkan bahwa masjid ramah juga harus mampu mendukung mereka yang lansia maupun difabel dengan fasilitas yang memudahkan mereka untuk beribadah.
“Intinya, bagaimana para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menciptakan kenyamanan di masjid bagi semua generasi, termasuk lansia dan difabel. Masjid harus menjadi tempat yang menyenangkan dan mudah diakses oleh semua pihak,”tegasnya.
Kehadiran Anugerah Masjid Ramah di Ciamis ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas masjid sebagai pusat pengajaran dan tempat ibadah yang inklusif.
Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai ruang sosial yang memperkuat persatuan umat, mendukung keberagaman, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah.