Kadisdukcapil Kota Bandung Minta Masyarakat Jaga Data Diri: Urus Data Administrasi Secara Mandiri

“Kami membuka layanan di hari kerja, juga di hari libur. Silakan datang ke Bandung Kiwari,” katanya.

Ditegaskan: Semua Layanan Dukcapil GRATIS – Waspadai Penipuan!

Pesan penutup yang tak kalah penting adalah bahwa seluruh layanan administrasi Dukcapil Kota Bandung gratis. Tidak ada biaya sepeser pun.

“Jadi kalau ada yang mengatasnamakan karyawan Dukcapil, bilang ‘saya bantu, biayanya murah, sekian rupiah’, itu tidak benar. Tidak ada biaya,” tegas Tatang Muhtar.

IKD Harus Tatap Muka, Tolak Layanan Telepon!

Baca Juga:Tim Pam SDO Kejati Jabar Tangkap Seorang Pelaku Jaksa Gadungan, Modus Jabatan Direktur Penyidikan Kejati DK Jakarta

Terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kadis Dukcapil mengingatkan bahwa penerbitannya harus bertatap muka langsung dengan operator Dukcapil. Hal ini demi menjaga kerahasiaan data warga.

“Kalau ada pihak tertentu nelpon, mengaku dari Dukcapil, menawarkan bantuan IKD secara online tanpa tatap muka, itu dipastikan tidak benar. Jangan percaya. Konsultasi IKD harus datang langsung ke kami,” pesannya.

Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, Kadis Tatang berharap masyarakat Bandung semakin peduli pada data kependudukan sendiri, memanfaatkan layanan resmi yang sudah dipermudah, dan bersama-sama mencegah potensi penyalahgunaan data.

Maaf atas Keterbatasan, Terima Kasih atas Masukan

Baca Juga:Bupati H.Cecep Resmi Buka Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 1447 H / 2026 M

Lewat kesempatan ini, Kadisdukcapil Kota Bandung juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus membuka pintu selebar-lebarnya untuk kritik dan saran dari masyarakat.

“Mari jujur, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik, tapi di sana-sini masih banyak kekurangan. Karena kami manusia, pasti ada keterbatasan,” ujarnya.

Ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus dan mengajak masyarakat untuk tidak bosan memberikan saran serta masukan.

“Insya Allah, saran dan masukan Bapak-Ibu sekalian menjadi catatan penting untuk perbaikan kinerja kami ke depan,” imbuhnya.

“Kurang lebihnya saya mohon maaf. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan,” tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *