Kanwil Kemenag Provinsi Riau Resmi Tetapkan Ketentuan Qimat Zakat Fitrah Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi

“Besaran zakat fitrah 1447 H/2026 M yang ditetapkan adalah 1 (satu) sha’ (gantang) dengan berat 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwa, berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif jo PMA Nomor 69 Tahun 2015 jo PMA Nomor 31 Tahun 2019,” ujar Muliardi, Minggu (2/3/2026).

Kakanwil juga menginstruksikan agar setiap Kantor Kemenag Kabupaten/Kota menerbitkan Surat Edaran tentang panduan besaran qimat zakat fitrah Ramadan 1447 H/2026 M sesuai harga beras di daerah masing-masing. Penetapan tersebut diminta untuk dikoordinasikan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Baca Juga:Polri yang Humanis, BM Satlantas Polres Purwakarta Bagikan Takjil ke Masyarakat

Muliardi menegaskan bahwa pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Selain itu, Kemenag Kabupaten/Kota diminta melaporkan besaran qimat zakat fitrah serta hasil pengumpulan dan pendistribusiannya kepada Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Riau paling lambat 10 Syawal 1447 H.

“Kami meminta seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau segera menetapkan qimat zakat fitrah sesuai harga beras setempat agar masyarakat dapat menunaikan kewajiban dengan jelas dan tepat waktu selama Ramadan 1447 Hijriah,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *