Jadi seribu orang dari Kota Tasikmalaya saja, Penerintah Kota Tasikmalaya menyiapkannya sebanyak itu bukanlah hal yang mudah, itu adalah pekerjaan rumah sekali.
Sedangkan kami mitra industri di Jepang itu kan harus menyiapkan untuk mendukung kegiatan secara makro ini.
Makanya dengan Wali Kota pak Viman itu kan punya program Tasik PELAK yang memberikan program pemberdayaan untuk anak-anak muda dan sekarang sudah berjalan, di LPK MMA sudah ada sekitar 14 orang yang melalui Disnaker, lagi pelatihan di tempat kami.Tujuannya juga nanti salah satunya ke perusahaan Daikokuten.
Hal yang lebih luar biasanya yaitu perusahaan sudah memberikan jaminan pasti akan diterima, yang penting belajar.
Saat kegiatan gala dinner yang diadakan di hari Minggu malam pak Wali Kota meminta ke pak Kadisnaker untuk tahun depan agar dapat menyiapkan sebanyak 40 orang.
Baca Juga:Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Sumedang Laksanakan Penanaman Jagung Kuartal lV
Saya bercandanya dari pelaku program pelatihan, dari pada memberikan hibah untuk hal yang teknis yang nilainya sekian lebih baik ini, karena nilainya juga sama, tapi implikasinya untuk masyarakat ril, Anak-anak jadi mempunyai pengetahuan, gaji, membangun ekonomi keluarga
‘”Kami pun beruntung mempunyai partner dengan Daikokuten dan GAIA, akhirnya kita bisa mendirikan ini di Kota Tasikmalaya,”jelas Karim.

