Baca Juga:Satlantas Polres Purwakarta Matangkan Strategi Pengamanan Nataru Lewat Tactical Floor Game
“Tetapi juga mampu meminimalisir berbagai celah terjadinya korupsi, baik dalam ranah politik, lingkungan, demokrasi, maupun konflik kepentingan,” jelasnya.
Ahmad Ripa,menyinggung skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kabupaten Tasikmalaya yang dinilai masih rendah.
“Kalau tidak salah, skor SPI Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2025 berada di angka 68,1. Ini tentu menjadi catatan serius dan harus dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan sistemik,” imbuhnya.
Baca Juga:BAZNAS Jabar Hadir untuk Kabupaten Bandung: Penyaluran 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir
Ia berharap, dengan hadirnya kepemimpinan baru di Kabupaten Tasikmalaya, akan muncul terobosan dan langkah nyata dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi, baik di lingkungan eksekutif maupun legislatif.
“Harapan besar kami, Tasikmalaya benar-benar bisa menjadi daerah yang bersih dari korupsi. Diskusi hari ini kami dorong sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan memperkuat kontrol publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,”kata Presiden KMRT Ahmad Ripa.

