Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet, pelatih, serta jajaran KONI atas dedikasi dan kerja keras yang telah membuahkan prestasi, khususnya raihan medali emas.
Baca Juga:BAZNAS Jabar Hadir untuk Kabupaten Bandung: Penyaluran 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir
“Kami menyadari bahwa tahun 2026 akan dihadapkan pada situasi nasional yang menuntut efisiensi anggaran seiring fokus kebijakan pemerintah pusat. Kondisi ini tentu berdampak pada daerah, termasuk keterbatasan alokasi anggaran untuk KONI,”ujar Cecep.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh mengendurkan semangat juang para atlet dan insan olahraga. Pemerintah daerah, kata dia, akan tetap mengakomodasi pendanaan olahraga sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026.
Cecep juga mengingatkan bahwa KONI merupakan wadah seluruh cabang olahraga yang harus bergerak secara kolektif dan sinergis. Selain dukungan pemerintah daerah, keterlibatan dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya dinilai sangat penting dalam mendorong kemajuan olahraga daerah.
Baca Juga:Wabup Ramzi Geys Thebe: Pemkab Cianjur Akan Hentikan Izin Alih Fungsi Lahan Sementara
Dalam dua tahun ke depan, Bupati menekankan fokus pembangunan pada sektor infrastruktur olahraga. Ia menyoroti kondisi Sarana Olahraga (SOR) Kaliki yang hingga kini belum termanfaatkan secara optimal dan bahkan digunakan untuk bercocok tanam.
“Saya terus berkomunikasi dengan pimpinan DPR RI terkait sejumlah program strategis, seperti stadion Kaliki, Pasar Penunjang Kembang, reaktivasi Stasiun Rajapolah, hingga pembangunan kembali Dermaga Nusamanuk. Jika tidak memungkinkan dibiayai APBD, akan kami usulkan ke pemerintah pusat,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Cecep berpesan agar keterbatasan anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel, demi kemajuan dan prestasi olahraga Kabupaten Tasikmalaya.(**)

