Baca Juga:Genjot Pendapatan Daerah, Pemprov Bersama DPRD Riau Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur
“Sejumlah U-turn di sepanjang Jalan Arifin Ahmad juga ditutup sementara,” terang Satrio.
Sementara itu, kendaraan dari arah utara Jalan Sudirman akan dialihkan ke Jalan Parit Indah, kemudian menuju Jalan Datuk Wan Abdul Jamal, Jalan M Jamil, dan kembali ke Jalan Sudirman.
“Skema ini diterapkan untuk mengurai kepadatan dan mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik rawan,” jelasnya.
Untuk kawasan Jalan Diponegoro, penutupan dilakukan secara penuh dengan akses terbatas. Arus kendaraan hanya diperbolehkan dari Jalan Gajah Mada masuk ke Jalan Diponegoro menuju arah Jalan Hangtuah. Penutupan juga diberlakukan di sekitar Tugu Perjuangan dan Tugu Keris.
Baca Juga:Purwakarta Gelar Festival Gandrung Mulasara 2025: Apresiasi Inovasi Tatanen di Bale Atikan
“Arus dari utara akan dibelokkan ke Jalan Gajah Mada, kemudian masuk ke Jalan Diponegoro menuju Hangtuah. Saat Tugu Keris ditutup, arus dari Jalan Sudirman menuju Pattimura tidak bisa mengarah ke Diponegoro,”ungkap AKP Satrio.
Selain rekayasa lalu lintas, kepolisian juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat demi menjaga keamanan dan ketenangan bersama. Warga juga dilarang menyalakan kembang api, melakukan konvoi kendaraan bermotor, serta euforia berlebihan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat merayakan malam pergantian tahun dengan bijak. Hindari konvoi dan penggunaan kembang api demi menjaga keamanan, ketenangan, dan kenyamanan seluruh warga Pekanbaru,” tutup AKP Satrio.
( Sumber Mediacenter Riau)

