Masyarakat Kecamatan Ukui Dikejutkan Penemuan Bangkai Gajah, Polres Pelalawan Bersama Tim Gabungan Langsung Lakukan Olah TKP Penyelidikan Mendalam

Selain tindakan nekropsi, Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin oleh Iptu Imam Yusuf Hanura juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti fisik di lapangan. Petugas mengambil sampel tanah di sekitar lokasi bangkai gajah untuk dilakukan uji laboratorium secara mendalam.

Baca Juga:Jaga Kelestarian Lingkungan dan Pulihkan Ekosistem Hutan, Danrem 031/Wira Bima Pantau Kegiatan Penumbangan Pohon Kelapa Sawit di TNTN

Uji ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan zat kimia berbahaya atau unsur mencurigakan lainnya yang mungkin tercecer di TKP.

“Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dikembangkan dengan memeriksa sejumlah saksi tambahan dan mengumpulkan data teknis dari hasil olah TKP,” jelas Yoga.

Yoga menegaskan kepolisian akan berupaya keras memburu siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian satwa tersebut. Sebagai langkah antisipasi ke depan, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan perlindungan satwa.

Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau tindak pidana kehutanan kepada kantor polisi terdekat. Laporan juga dapat disampaikan secara cepat melalui layanan Call Center 110 guna penanganan yang lebih sigap.

Baca Juga:Ungkap Kasus Korupsi DD Tahun 2023, Polres Subang Tetapkan Jadi Tersangka Mantan Kades Bendungan

Penemuan ini bermula dari kesaksian seorang warga bernama Winarno yang melintasi area tersebut pada Senin (2/2/2026) malam. Ia mengaku mencium aroma busuk yang sangat menyengat dari arah dalam hutan.

Setelah menelusuri sumber bau tersebut, ia terkejut menemukan bangkai gajah yang sudah tidak utuh lagi. “Saya langsung melaporkan temuan itu ke pihak keamanan,” kata Winarno. (Sumber Media Center Riau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *