Ketika diinstal, aplikasi palsu tersebut akan mencuri data pribadi dan informasi perbankan korban.
“Mohon untuk tidak membuka file apapun yang dikirimkan dari kontak saya,” katanya.
SF Hariyanto menyebutkan saat ini pihaknya tengah mencari informasi dan sedang berupaya mencoba memperbaiki akun Whatsapp miliknya tersebut.
“Jadi jangan percaya dan tertipu dengan undangan tersebut. Tim sedang mencoba untuk memulihkan. Untuk saat ini, masyarakat harap berhati-hati, jangan sampai dirugikan oleh oknum tak bertanggungjawab,” pungkas Plt Gubri. (Sumber Media Center Riau).

