Menurutnya,ini salah satu fenomena bagus untuk meramaikan Situ Gede, yang sekarang notabene sarana dan prasarananya memprihatinkan.
Baca Juga:Pisah Sambut Kalapas Purwakarta, Sinergi untuk Kemandirian Warga Binaan
“Biasanya orang datang ke Situ Gede ini, selain berkuliner juga untuk jogging berolahraga kemudian naik perahu.Nah dengan digelarnya lomba burung berkicau pengunjung pun dapat melihat lomba ini,”jelas Deddy.
Kepala Bidang Pariwisata pada Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Hj.Tika Mulyatika,S.Sos., menjelaskan, kegiatan lomba burung berkicau ini kegiatan Disporabudpar Kota Tasikmalaya, yang bekerjasama dengan Barometer Kicau Mania Tasikmalaya (BKMT), ini digelar dalam rangka rangkaian hari jadi Kota Tasikmalaya yang ke-24.
“Selain itu, kegiatan ini digelar untuk mempromosikan destinasi wisata Situgede.Mudah-mudahan ke depannya dapat diakomodir oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan menyediakan fasilitas untuk kicau burung,”katanya.
“Alhamdulillah digelarnya kegiatan lomba burung berkicau ini retribusi Situ Gede meningkat,”tambah Kepala Bidang Pariwisata pada Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Hj.Tika Mulyatika,S.Sos.
Sementara itu, Ketua Barometer Kicau Mania Tasikmalaya (BKMT) Agus mengatakan, peserta yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya dari Kota Tasikmalaya saja, tapi ada juga yang dari luar Kota Tasikmalaya ada yang dari Bandung, Cirebon, dan Cilacap.
“Jenis burung yang di pertandingkan di kegiatan ini, yaitu murai baru ada dua kategori dewasa dan junior, kacer, cicak ijo, dan yang lainnya,”ujar Agus.

