Meriah! Pertunjukan Simponi Awi Kreasi Musik Tradisional Bambu yang Digelar Kelompok Seni Rekha Linggajaya

1.Melaksanakan Perlindungan Budaya (Melindungi Cagar Budaya, benda yang diduga cagar budaya, dan objek pemajuan kebudayaan dari kerusakan, kehilangan atau tindakan yang merugikan).

2.Melaksanakan Pengembangan Budaya (Melakukan Upaya untuk meningkatkan Kualitas dan Nilai Cagar Budaya dan Objek Pemajuan Kebudayaan, Termasuk Melalui Penelitian, Revitalisasi dan Inovasi).

3.Dan Pemanfaatan Cagar Budaya serta Objek-Objek Pemajuan Kebudayaan (Memfasilitasi Pemanfaatan Cagar Budaya dan Objek pemajuan Kebudayaan, untuk kepentingan Pendidikan, pariwisata, dan kegiatan budaya lainnya dengan tetap menjaga kelestariannya.

Baca Juga:Kapolri dan Panglima TNI Buka Kegiatan Baksos Presisi : Pastikan Kebutuhan Pokok Terjaga Selama Ramadan

Dalam memajukan kebudayaan tentunya tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. namun perlu gotong-royong, dibutuhkan keterlibatan semua pihak baik pemerintah maupun elemen masyarakat (seniman, Budayawan, dan Tokoh Masyarakat) sehingga kekayaan budaya yang kita miliki akan tetap terjaga dan tetap lestari.

“Untuk itu BPK Wilayah IX Provinsi Jawa Barat yang merupakan UPT dari Kementerian Kebudayaan Hadir dan mendukung sekaligus juga memfasilitasi kegiatan ini..Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada Kelompok Seni Rekha Lingga Jaya yang diketuai oleh Pak Atep Abdul Rohman, terus menginspirasi dan terus berkarya untuk Kemajuan Kebudayaan Indonesia, “tuturnya.

Sementara, Ketua Kelompok Seni Rekha Linggajaya, Atep Abdul Rohman menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan dengan maksud untuk melestarikan budaya buhun serta untuk memperkenalkan kepada generasi muda.

“Kegiatan ini terselenggara berkat fasilitasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah IX Provinsi Jawa Barat. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kasih,” ucapnya singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *