Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, tanpa sistem pembinaan yang terstruktur dan konsisten, sulit bagi daerah untuk bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Arief berharap kepengurusan periode 2025–2029 dapat menghadirkan program kerja yang terukur dan berorientasi pada peningkatan prestasi. Selain itu, ia mendorong setiap cabang olahraga untuk lebih aktif dalam melakukan pembinaan, kompetisi rutin, serta pencarian bibit-bibit atlet potensial.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan kolaborasi semua pihak. Saya mengajak seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk bersama-sama membawa Pangandaran menjadi daerah yang diperhitungkan dalam dunia olahraga,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan dan penguatan ekosistem olahraga di Kabupaten Pangandaran. Dengan kepengurusan yang baru, diharapkan semangat baru pun tumbuh, membawa olahraga Pangandaran melangkah lebih maju dan berprestasi di berbagai ajang kompetisi.

