Selain itu, Riau mendorong penguatan kualitas, standar produksi, dan promosi produk berbasis budaya dan alam, sehingga dapat menarik investor, membuka peluang pasar baru, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
“Indikator lain, seperti inflasi dan pariwisata, tetap menjadi perhatian pemerintah sebagai konteks ekonomi yang mendukung perdagangan. Sejalan dengan itu, kami juga memastikan agar produk Riau bernilai tambah dan dapat menembus pasar ekspor dengan basis produksi yang berkelanjutan,”tambah Sekdaprov.
Ia menambahkan bahwa data-data statistik yang dirilis bulanan oleh BPS Riau ini menjadi fondasi utama dalam menetapkan arah kebijakan dan target pembangunan Provinsi Riau tahun 2026, sekaligus mengawal pelaksanaan RPJMD 2025–2029 agar pembangunan ekonomi daerah tetap efisien, realistis, dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Riau atas dedikasi dan konsistensi dalam menjaga kualitas data.
“Sinergi ini sangat penting agar pemerintah selalu berbasis data, sehingga setiap kebijakan dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat,”tutupnya.(Sumber Mediacenter Riau).

