“Ini sungguh luar biasa, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan”, tuturnya.
Diakui kalau dari sarana prasarana itu masih kurang, karena kami juga perlu ada pembangunan lain seperti akses jalan, keamanan, pemagaran, taman, aula dan sarana ibadah, belum ada “Kami berharap di tahun 2026 ini kami bisa kembali mendapatkan dana revitalisasi kembali. Dengan diresmikannya SLBN Bungursari, dapat memperluas jangkauan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,”kata Endang Rubiandini,S.Pd, M.Pd.
Sementara, Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Zhairy Andhryanto, S.PD., M.Pd mengatakan anggaran Revitalisasi Ruang Kelas Baru SLBN Bungursari ini bersumber dari Kementerian Pendidikan melalui bagian revitalisasi dan APBD 1 melalui bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
“Kehadiran SLBN Bungursari dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Tasikmalaya,”ungkap Kepala KCD.
Kami berpesan agar SLBN Bungursari dirawat dengan baik dan dioptimalkan untuk pendidikan vokasional.
“Silakan optimalkan semaksimal mungkin untuk anak didik kita, untuk pendidikan vokasional kita,” pungkasnya.

