Peringatan HKG PKK di Purwakarta: Bupati Ulas Isu Lingkungan, Tata Kota, Hingga Pendidikan Anak

Om Zein juga menyinggung program “ngosrek” yang rutin dilaksanakan setiap hari Selasa sebagai bagian dari upaya menata wajah Kabupaten Purwakarta agar semakin indah dan menarik. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak wisatawan yang datang dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

Baca Juga:Jelang Pemanggilan Perdana Pahlawan Kesehatan Dr. Maxi ke Polres Subang, Ribuan Massa Siap Kawal “Jalan Kaki”

Penataan pasar juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah terus berupaya membangun dan merelokasi pasar-pasar tradisional, seperti di Dangdeur, Mulyamekar, Plered, Pasirangin, hingga relokasi pasar KK Singawinatas ke Purnawarman. Ia juga menyinggung sejarah wisata kuliner yang kini ditata ulang agar lebih representatif dan tidak menghalangi aktivitas kafe-kafe di sekitarnya.

“Sebagai seorang pemimpin, saya harus memikirkan kepentingan semua pihak. Kafe-kafe harus tetap hidup, UMKM juga harus berkembang. Ke depan, Jalan KK Singawinata menuju Taman Sri Baduga akan kita jadikan “Braga-nya Purwakarta”, sebuah ruang publik yang nyaman dan representatif, “paparnya.

Di penghujung sambutannya, Bupati Saepul Bahri menitipkan pesan kepada seluruh ibu-ibu PKK Sebagai garda terdepan pembinaan keluarga. Ia meminta agar para ibu-ibu lebih memperhatikan anak-anak, memastikan mereka tidak berkeliaran di jam sekolah, membatasi penggunaan gawai pada anak usia SD dan SMP, serta membiasakan anak-anak untuk bangun san shalat subuh.

Baca Juga:Asiknya Nikmati Sensasi Petik Buah Semangka Langsung dari Kebun di Jembar Farm Ciamis

“Mari kita didik anak-anak kita menjadi generasi yang cageur, bageur, bener, pinter, tur singer (sehat, baik, benar, pintar, dan berprestasi). Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus urusan orang lain, sementara anak sendiri justru terlantar, “kata Om Zein.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *