Selain pelajar, kegiatan ini juga melibatkan insan jurnalis dan para lansia. Kepada rekan-rekan media, Bupati berharap Pesantren Ramadhan dapat semakin memperkuat peran pers sebagai penyampai informasi yang sejuk, mendidik, serta membangun optimisme masyarakat.
Baca Juga:Jalankan Instruksi Presiden, Pemdes Sindangraja Jamanis Gelar Musdesus Pembentukan KDMP
Sementara kepada para lansia, ia menyampaikan apresiasi atas semangat menuntut ilmu agama di usia senja sebagai upaya mempersiapkan diri menuju kehidupan akhirat. Menurutnya, semangat belajar tidak mengenal batas usia dan tetap harus dijaga agar dapat memberi manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menggagas serta menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga Pesantren Ramadhan tahun 1447 H ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kita semua,” pungkasnya.
Ketua Pelaksana H. Wawan S. Arifin melaporkan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan merupakan program Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai upaya mengisi amaliah bulan suci Ramadhan.
Program ini bertujuan membina ketakwaan serta membentuk akhlak mulia di tengah masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang terarah dan berkesinambungan.
Ia menjelaskan, total peserta yang mengikuti Pesantren Ramadhan tahun ini mencapai 460 orang. Rinciannya terdiri dari 100 peserta tingkat SLTA, 50 peserta tingkat SLTP, 275 peserta lansia, serta 40 orang jurnalis. (**)

