Pada hari pertama, tim Ditpamobvit memaparkan evaluasi sistem manajemen pengamanan, pemetaan potensi kerawanan, kesiapan sarana prasarana keselamatan, serta mekanisme penanganan situasi darurat di kawasan wisata. Kegiatan ini menjadi forum sinkronisasi antara Polri dan pemangku kepentingan daerah dalam memperkuat pengamanan destinasi wisata.
Pada hari kedua, tim melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah titik lokasi wisata di Pangandaran untuk melihat implementasi sistem pengamanan di lapangan, termasuk jalur evakuasi, titik rawan kecelakaan, kesiapan personel, hingga fasilitas keselamatan wisatawan.
Baca Juga:Jaga Kesehatan dan Kebersamaan, Kajati Jabar Resmikan Gedung IAD dan Lapangan Tenis Kejari Cianjur
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memastikan destinasi wisata memiliki sistem pengamanan yang profesional, terukur, dan berkelanjutan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan,”katanya.

