Ia menambahkan, memang benar pekerja ini begitu sehari-hari bekerja tanpa sepatu, helm,atau perlengkapan yang semestinya sesuai S.O.P keselamatan pekerja.
“Nanti, akan saya sampaikan kepada pelaksana proyek tersebut untuk memperhatikan keselamatan para pekerja dengan memberikan perlengkapan kerja yang sesuai dengan S.O.P yang sebagai mana mestinya,”katanya.
Penting keselamatan pekerja dalam salah satu proyek harus diprioritaskan namun yang terjadi dilapangan pada saat pengerjaan pemasangan bajaringan para pekerja tidak pakai sepatu,helm, rompi, dari awal sampai hari ini.
Pantauan tim bahwa seluruh pekerja yang bekerja di pengerjaan proyek tersebut tidak memenuhi standar S.O.P, terkesan mengabaikan keselamatan kerja bahkan ada yang tanpa alas kaki.

Hingga berita ini di terbitkan belum ada konfirmasi lanjutan dari Dinas terkait dikarenakan dari Pihak Sekolah yang menerima manfaat terkesan bungkam untuk memberitahu siapa pelaksana Proyek Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Pasangrahan II yang bernilai Rp. 383.300.000 , juta lebih dari Sumber APBD tersebut.(Tim)

