Salam sambutannya, Analis Kebijakan Ahli Pertama PBJ Desa menyampaikan bahwa digitalisasi belanja desa sejalan dengan aturan PBJ Desa serta mendukung pengembangan UMK di desa-desa, sehingga lebih terarah terukur, dan berkelanjutan.
Sementara, Asda Agung memberikan apresiasi kepada Pemprov Jabar yang telah mempercayakan Purwakarta sebagai Laboratorium Perubahan Pertama. Ia mengarahkan seluruh stakeholder terkait untuk berkolaborasi mendukung program ini demi mewujudkan tata kelola yang lebih baik.
Baca Juga:Polres Tasik Kota Tindak Tegas Pelaku Penganiaya dan Pembawa Sajam di Wilkum Tasik Kota
Dengan adanya program ini, diharapkan Purwakarta dapat menjadi laboratorium perubahan yang sukses memberikan dampak positif maksimal bagi perekonomian desa. Selain itu, diharapkan pula dapat menjadi percontohan pengadaan digital bagi ribuan desa lainnya di Jawa Barat, “kata Agung.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Pemprov Jawa Barat, perwakilan dari BPJ Jawa Barat, para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Purwakarta.

