Ia menegaskan bahwa percepatan digitalisasi dan perubahan gaya hidup global bukanlah ancaman, melainkan peluang besar bagi para perajin Subang untuk beradaptasi dan bersinar di pasar yang lebih luas.
“Tugas kita di Dekranasda adalah mengangkat, memperkuat, dan memasarkan potensi luar biasa ini, agar para perajin tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan menembus pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya
Ega Anjani Reynaldy mengajak seluruh pengurus serta pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat koordinasi dan inovasi melalui empat langkah utama, yaitu:
1.Memperkuat sinergi antarwilayah.
2.Mendorong inovasi desain dan kemasan produk.
3.Memanfaatkan teknologi digital seperti e-commerce dan branding online.
4. Membangun kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas kreatif.
“Dengan semangat gotong royong dan cinta terhadap produk lokal, saya yakin Dekranasda Subang akan menjadi motor penggerak utama kebangkitan ekonomi kreatif dan industri kerajinan daerah,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Dekranasda Tahun 2025. Ia menyampaikan harapan agar forum tersebut dapat melahirkan ide-ide segar serta langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kreatif Subang menuju daerah yang lebih Ngabret dan berdaya saing tinggi.

