Kedepan,jelas Bayu,kami berharap program ini selain berlanjut juga dapat berkembang, bukan hanya dari sisi jumlah penerima, namun juga dari kualitas pembinaan dan dampak jangka panjangnya kepada para penerima beasiswa.
Menurutnya,pada tahun 2025, tercatat sebanyak lima ratusan pelajar dan mahasiswa menerima manfaat dari program tersebut.Beasiswa Primajasa dibagi ke dalam dua kategori, yakni akademik dan non akademik.
Baca Juga:Rasa Haru Bahagia, Sekolah SD Negeri 7 Lawang Kidul Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri
Untuk kategori akademik, penilaian dilakukan berdasarkan nilai rapor bagi siswa SD hingga SMA, serta Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5 bagi mahasiswa. Sementara kategori nonakademik diberikan kepada pelajar yang memiliki prestasi di luar bidang akademik, seperti olahraga, seni, dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
“Kami percaya setiap anak memiliki potensi masing-masing. Tidak semua unggul di akademik, tetapi bisa berprestasi di bidang lain yang juga layak diapresiasi,”imbuhnya.
Ia menambahkan,melalui program ini, Primajasa berharap para penerima beasiswa kelak mampu memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Harapan kami, anak-anak ini ke depan bisa berkontribusi di mana pun mereka berada. Tidak harus di Primajasa, namun mampu membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,”kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Organisasi, Bayu Permana Putera.

