Kanit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Herrie Rescue, menyampaikan bahwa setelah proses evakuasi selesai, pihaknya memastikan korban dapat segera diserahkan kepada keluarga.
Baca Juga:Bupati Purwakarta Terbitkan Surat Edaran Penyebarluasan Informasi APBD dan APBDes Tahun 2026
“Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban kami serahkan kepada pihak keluarga melalui aparat desa setempat untuk kemudian dibawa ke wilayah Bandul, Kepulauan Meranti,” katanya.
Dengan telah dievakuasinya korban dan diserahkannya kepada pihak keluarga, operasi SAR resmi diusulkan ditutup.
“Seluruh unsur yang terlibat kembali ke instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi,” kata Prima.
Baca Juga:Koperasi Jasa Pena Karya Balarea, yang Himpun Anggota PWI Kota Bandung Gelar RAT Tahun Buku 2025
Untuk diketahui diperkirakan insiden yang dialami korban terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Perairan Bengkalis.
Sementara itu, laporan adanya insiden yang membahayakan nyawa tersebut diterima pada Senin (5/1/2026) kemarin.(Sumber Mediacenter Riau).

