Sekertaris BPD Kiarajangkung Pimpin Musyawarah Rehabilitasi GOR

Baca Juga:Dukung Program Pemerintah, Polsek Purwakarta Kota Ikut Razia Pelajar yang Langgar Jam Malam

Kemudian musyawarah dengan bapak Kepala Desa bersama ahli teknis bangunan, rencana mau ditambah menggeser ke sebelah Selatan kurang lebih 30 atau 40 Cm,” tambahnya.

Sekretaris BPD Lili menjelaskan, GOR tersebut dibangun tahun 1987-an, dan saya panitianya pada saat itu, dulu anggarannya juga hanya Rp. 18 juta. Dulu saya termotivasi karena suka badminton, karena pada saat itu kalau mau badminton ke Desa Kudadepa.

“Dan pembangunan GOR pada saat itu tidak langsung beres entah 1 tahun atau 2 tahun terutama bagian atasnya (atap), dan baru bisa memakai atap menggunakan asbes,” imbuhnya.

Baca Juga:Sebanyak 46 PNS dan 3513 P3K Dilantik Bupati Cianjur di Lapangan Raider 300/Braja Wijaya

Dengan kondisi ini saya menyampaikan usulan kepada Kepala Desa, rehabilitasi GOR bagusnya ini diselesaikan bagaimana pun caranya yang penting anggarannya dari APBDes, karena kalau menggunakan cara dulu anggarannya dipungut dari masyarakat yakin susah.

“Sekarang Pemerintah Desa itu bisa dari yang mana saja dulu, ada yang ditunda dulu untuk nanti tahun depan dibangunnya,” kata Lili.

Atas nama BPD Kiarajangkung, ia meminta persetujuan para peserta musyawarah terutama dari wilayah yang pembangunannya akan ditunda dulu, anggarannya mau dialihkan ke rehabilitasi GOR.

Baca Juga:Sinergi OHM Group dan BBPVP Kota Bandung Wujudkan Pelatihan Berbasis Industri yang Tepat Guna

“Rencana anggaran rehabilitasi GOR RP. 154 juta, dan kemarin ngobrol-ngobrol dengan yang kerja atau pelaksana pembangunan harus sekitar Rp. 337 juta, jadi kurang 219 juta. Kebijakan untuk membereskan anggaran itu ada di Kepala Desa, silakan Kepala Desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, karena kalau GOR dibiarkan berbahaya takut roboh, bisa dibilang gawat darurat, sehingga tadi saya menyampaikan harus diselesaikan secara seksama dan waktu dengan waktu yang sesingkat-singkatnya.

“Masyarakat di Kampung Cipalegor dan Cilangeun mudah-mudahan baik hati pembangunannya ditanda dulu tahun anggaran depan (2026). Namun sudah terdengar ada dari luar anggaran Dana Desa, dan nanti penjelasannya akan disampaikan oleh Pemerintahan Desa,” pungkas Sekretaris BPD Lili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *