Semarak Ramadan 1447 H, DWP Kabupaten Subang Gelar Lomba Merangkai Rempah, Libatkan 61 Peserta

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kreativitas dan inovasi anggota Dharma Wanita Persatuan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Subang, Ny. Hj. Siti Nuraeni Nuroni, S.IP., menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan potensi anggota sekaligus mempererat hubungan antar anggota DWP.

Ia menilai, kreativitas yang ditampilkan dalam merangkai rempah-rempah dapat menjadi inspirasi dalam menghadirkan kegiatan yang produktif dan bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat.

“Ajang ini tidak hanya menampilkan kreativitas dalam merangkai rempah, tetapi juga memperkuat kerja sama serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi organisasi, keluarga, maupun masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:Program PWI Berbagi Kebaikan, Dandim 0618 Terjun Langsung Bersama Jurnalis Bagikan Takjil Kepada Warga

Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Subang, Ny. Hj. Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M. Kep., yang sekaligus membuka kegiatan tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan yang mampu mengangkat nilai budaya serta kreativitas perempuan.

Menurutnya, pemanfaatan rempah-rempah sebagai karya seni merupakan salah satu cara kreatif untuk memperkenalkan kembali kekayaan alam dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi organisasi, keluarga, dan masyarakat, sejalan dengan semangat Ramadan yang penuh keberkahan,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi, menumbuhkan kreativitas, serta mendorong anggota Dharma Wanita Persatuan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Turut hadir Ketua DWP Opd, Ketua DWP Kecamatan beserta seluruh peserta lomba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *